Kamis, 23 Oktober 2014

Kamu lagi.....!!

Saya dibikin sibuk dan super sibuk sama doi sore ini. Kejar sana kejar sini tapi dia tetap cuek. Ini bukan pertama kali doi bikin saya jengkel, tapi sore ini saya benar-benar dibuat jengkel sejengkel-jengkelnya. Wes....pokoke jengkel tingkat Indonesia Raya. Dipanggil baik-baik gak juga dengar hingga akhirnya saya gunakan gagang sapu plus kemoceng.

Sitiiiiiiiikuuuuuus….berhasil masuk disalah satu kamar yang berada  di ruang tengah dari rumah. Lemari yang berisi seprei –seprei dan selimut menjadi tempat yang nyaman saat saya tinggalkan rumah  lima hari lamanya. Entah bagaimana mulanya, si doi menyelinap masuk ke salah satu kamar ini.  Shock plus pingin nangis sejadi-jadinya  saat  pintu lemari yang sedikit terbuka itu saya buka lebar. Susunan sprei sudah berantakan plus kotoran tikus yang bikin mual. MasyaAllah………………………..ini benar-benar perbuatan tercela………………..mickeeeeeey…………….tak kejar kau……………….!!
sok imut tapi bikin jengkel

Lelah menunggu si mickey yang gak menampakan wajahnya, saya langsung action. Angkut semua sprei yang  ada dalam lemari, masukan mesin cuci, rendam dan putaarrrr………delapan sprei dicuci ulang kembali, putar lagi memastikan semua menjadi bersih bilas berkali kali agar bersih hilang semua kuman dan  akhirnya gunakan pewangi dengan berlebih. Benar-benar kerja ekstra hingga malam gara-gara mickey. uuugh...jemuran sampai penuh dengan 8 seprei ukuran besar ini.

Malam ini  saya nyatakan perang terhadap mickey, saya benar-benar tunggu kamu muncul untuk bertanggung jawab atas semua kekacauan yang terjadi. Belum hilang rasa kesal saya karena beberapa bulan lalu, saat kabel frezeer kamu gigit sampai saya dibuat pusing karena tiba-tiba frezer yang penuh dengan sosis tidak berfungsi, kabel telepon juga kamu bkin putus waktu itu, serta beberapa perlengkapan dapur seperti toples dan tempat minum  dengan brand “tupeerware” yang habis pula digigit kamu dan pasukanmu . 

Perang....mickeey!!!......aku memang takut terhadap kamu tapi malam ini aku tunggu kamu...bertanggung jawablah jangan sembunyi dibelakang lemari itu. Tak akan pernah aku beri ruang untuk kamu. Ini serius yaaa....gak main-main.

Sabtu, 11 Oktober 2014

Bagaimana mulanya??#jodoh Pasti Bertemu#

Seharian tadi diisi dengan berkeliling mengucapkan selamat untuk kedua mempelai, dengan mendengarkan khutbah nikah serta pertanyaan “Syaaaaaahhh???”. Menyenangkan karena yang kita jumpai tentu dalam suasana suka, senyum sumringah menyaksikan pasangan yang pasti penuh rona bahagia. Entah apa penyebabnya mengapa hari tadi banyak janur melengkung diujung gang, di gedung, di aula dsb. Mungkinkah karena tanggalan cukup bagus 11-10 atau karena ini adalah bulan ke-10 dari deret  12 bulan yang ada (udah mau akhir taon), atau karena ini bulan Dzulhijah (bulan hijriah) yang banyak diyakini sebagai bulan terbaik untuk alih status heheh...

 Biasanya saat kita menghadiri resepsi pernikahan, obrolan yang sering terdengar adalah kisah bertemunya pasangan tersebut. Seperti yang tadi pagi saya saya hadiri. Kisah ini berawal dari reuni SMA, ternyata dari acara tsb berlanjoot hingga pagi tadi syaaah...menjadi suami istri. Selamat yaa teman. 
                                    


        
Banyak kisah menarik dari teman-teman saya tentang bertemunya jodoh mereka. Sebagian besar memang teman kuliah, teman kerja, ataupun teman sekolah yang kisahnya memang sudah terjalin bertaon-taon. Sebagian lagi memiliki kisah yang unik bagaimana awal mereka bertemu.

Sebut saja teman saya Bang Sinaga, dia menemukan belahan jiwanya lewat pesan singkat di Facebook. Terpisah jarak yang cukup jauh, terpisah samudra yang luas tidak menyurutkan abang  ini untuk memperistrinya.

Teman saya yang lain bertemu jodohnya karena terjadi kesalahan obat. Saat menebus resep ternyata obatnya tertukar dengan pasien lain. Eeh…saat ditelpon oleh pihak apotek, temen saya langsung balik lagi untuk mengembalikan obat tsb dan ternyata pasien (yg sekarang jd suaminya) juga sama. Datang secara bersamaan, dan Akhirnya berkenalan, lalu  berlanjoooot. Kalo kata temen saya ini, jodohnya ketemu diapotek gara2 salah obat, gak marah walau ada kesalahan malah dia berterima kasih kepada apotek hahaha

              Nah, beda lagi dengan kisah teman saya “rien”. Semasa kuliah selalu menjadi incaran para senior karena wajah cantiknya. Dan terkejutlah kita saat mendapat kabar dia akan menikah dengan senior kita yang juga asisten praktikum waktu jaman nge-lab dulu. Bertemu saat destilasi di lab, akhirnya diekstrak menjadi istrinya haha

Jatuh cinta dengan anaknya ibu kost juga terjadi dengan salah satu teman saya. Setelah akad nikah, maka dia tak perlu lagi bayar kost, langsung dapat kamar special dari ibu mertua :D

            Oya karena kerja saya di apotek yang mesti kasih obat ke pasien, ada  teman kerja saya yang berjodoh dengan pasien tsb. Bolak balik berobat, bolak balik beli vitacimin, akhirnya dibeli juga eeh maksudnya dilamar juga teman saya ini. Senang jika mengingat kejadian ini

Tetangga saya, panggil saja Kak Iwan pernah dirawat lama karena kecelakaan. Selalu ada hikmah dibalik ujian diyakini sepenuh hati olehnya. Mengapa??karena pulang dari rawat inap dia berhasil membawa pulang perawat yang telah merawatnya dengan telaten untuk dijadikan istrinya 

Menarik yaa…..jika kita mendengarkan kisah mereka bertemu. Semuanya menjadi mudah jika diyakini bahwa ini adalah jodoh saya. Kisah bagaimana orangtua saya bertemu lalu menikah juga lucu. Ayah tinggal sebagai anak kost dirumah ibu saya (rumah nenek), selalu melihat kesehariannya, melihatnya berseragam sekolah, akhirnya dilamar deh… (jodohku anak ibu kost). bagaimana dengan kisah orangtua teman2?? pasti seru juga yaak


Ada benarnya pendapat bahwa jodoh kita itu dekat, bisa jadi saking dekatnya Cuma berjarak selemparan batu. Yuuuk….dilirik-lirik genteng tetangga kali aja ada jodoh kita disana……setujuuu??..hehehe

Kamis, 09 Oktober 2014

Delete...delete..delete

yuuuuk mareee mendelete semuanya dari rongga dada serta benak kepala...
Instal ulang dan biarkan diformat dengan cara saya
Ini adalah tubuh dan jiwa saya
jadi.....................maaf jika saya yang paling tahu bagaimana memperlakukan diri saya..

Momen Gila # Part 2

Sambil  menunggu rice cooker bekerja dan ayam beku yang belum juga mencair (terlalu lama di frezer) untuk  menu makan malam kali ini,  saya teringat dengan tulisan yang belum selesai, tentang momen gila alias gokil. Beberapa hari lalu saya coba tuangkan dalam tulisan tentang kenangan  gila itu heheh. Kadang saya berpikir kenapa saya harus mengalami hal memalukan tersebut, tapi memang ini semua menjadi cerita segar dan sukar dilupakan.  Bayangkan jika suatu hari di siang yang panas kita terpisah dari rombongan gara-gara salah naik bis, atau saat kita menjadi penyebab kemacetan gara-gara belanja bulanan kita jatuh berantakan di jalan.  Malu lalu panik kemudian dunia seakan berhenti berputar sehingga semua orang diam menatap kita lebih lama. kita pasti berteriak-teriak dalam hati mana topeng saya..hehehe.  Nah..ini adalah lanjutan Momen Gila yaa…,namun kali ini bukan saya saja yang menjadi korban , ada kisah dari sahabat-sahabat saya juga.

      7.   Bis jurusan bekasi yang cukup padat di luar terminal membuat saya menghentikan   canda. Dengan teman2 saya. Kami berebut untuk masuk kedalamnya. Penuh sekali lewat bagian Depan bus sehingga saya memutuskan untuk masuk dari bagian belakang. Terburu-buru sambil membawa tas ransel dan obrolan yang terputus, tanpa melihat lagi nama bis dsb, saya masuk lewat pintu belakang bis. Bersyukur masih bisa masuk walaupun sedikit terjepit di bagian belakang. Perlahan bis berangkat, saya coba mencari teman saya, dari warna baju hingga kerudungnya. Tidak terlihat karena penuh oleh penumpang dan saya tidak berfirasat apa-apa. Terkejut sangat saat mobil mulai kosong dan tetap tidak terlihat. Coba berkirim sms, menanyakan posisi dan ternyata mereka sedang mencari saya. Olaalaaaa…Ternyata bis yang kita tumpangi berbeda, untungnya masih satu jurusan “BEKASI”. Jadi aku memasuki pintu belakang dari bis yang berbeda dengan teman2 saya yang lewat pintu depannya. Gilaa banget yaaak..:D

8.  
Dikejar banci ?? Menjelang tengah malam turun dari bis persis depan kebun raya bogor yang rimbun dengan pohon2 besarnya, dan lampu yang tidak terang. Saat turun tiba-tiba dibelakang saya ada seseorang dengan rambut panjangnya dan pakaian seksi mirip sesuatu di film2 gitu. Tanpa ba..bi..bu..saya langsung ambil langkah seribu..lari sekencangnya2 berteriak sampe temen saya ikut lari juga. Lhaaa..orang yg dibelakang saya ikut lari juga sama kencangnya. Yang ada dikepala saya ..yaaa..dia hantu..hihihihi..horoor banget…jadi mesti lari dan speed ditambah karena dia ngejar saya. Setelah lari sampe napas ngos-ngosan ternyata dia bukan mahluk astral tapi banci  hahaha…dan lucunya dia juga ikutan lari ngejar aku karena aku bener2 dah kyak atlet, (sepertinya dia pikir ada hantu juga). Dan akhirnya kita terpingkal2 di tengah malam persis di belokan menuju tempat kost setelah sadar bahwa yang ikut lari2 itu banci yang biasa mangkal di taman….hadeuuh judule malam2 dikejar banci

    9.    
Teman saya yang mesti pake topeng karena aksi malu yang ruaaar biasa ini kece banget, wajahnya mirip mona ratuliu, seriuuus…namun sempat ingin menutup wajahnya agar tidak ada yang mengenalinya saat kejadian itu. Berawal dari belanja bulanan yang super banyak hingga berkantong-kantong, jeng Mona berusaha menghubungi taxi untuk mengantarnya pulang karena tidak memungkinkan diangkut dengan motor. Ternyata pulsa habis, lalu suaminya pun mencoba call taxi, eh ternyata lobet tak bisa digunakan. Yaaa..dengan terpaksa dan pelan2 mereka berdua naik motor dengan belanjaan kiri kanan depan belakang. Eeeeeh….saat lewat rel kereta api kantong2 plastiknya jatuh, isinya berantakan, berusaha turun dan memungut satu persatu namun ternyata jatuh lagi. Mobil mulai mengantri, klakson mulai berbunyi meminta supaya motor segera jalan. Tapi situasi makin panik hingga polisi pun mendekati dan meminta dengan segera merapikan belanjaan yang berserakan. Waktu teras sangaaaat lama saat dia memungut kembali isi kantong plastik. Doanya saat itu adalah semoga tak ada yang mengenalinya seandainya ada….maka ini adalah akting ya…hahaha. Antrian makin panjang dan kondisi makin tidak terkendali klakson tambah rame, polisi memperhatikn terus. Gokil banget momen ini. Pesan moral dari kejadian tsb adalah selalu isi pulsa yaa dan jangan lupa bawa power bank plus jangan melebihi muatan kalo belanja..:D


10.              Nasinya dah siap….ayamnya dah siap juga..hehe….jadi..ceritanya mesti di off kan dulu…Selalu ada sesuatu yang dikenang dalam perjalanan hidup ini dan tentu saja ini membuat hidup lebih hidup heheh………….Mentertawakan diri sendiri memang menyenangkan..:D

Senin, 06 Oktober 2014

Belum berjudul

Aku tahu, aku tak cukup banyak tahu dengan dirimu
Tapi tetap saja aku terus mengagumimu

Aku tahu, aku tak cukup banyak diberi waktu dengan dirimu

Tapi tetap saja aku terus merasa dekat denganmu









Aku tahu, aku tak cukup banyak menjadi bagian dari ingatanmu
Tapi tetap saja aku terus memintal ikatan itu dibenakmu

Aku tahu itu, dan biarkan sajalah.....
Ini sikapku terhadap segala sisi yang kau tak berikan utuh padaku.

TERKESAN PICISAN......tapi EFEKNYA....MILYARAN......:))

Mengisi perjalanan dengan obrolan, menjadi menu agar tidak terasa panjang dan lama. Seperti tadi, entah bagaimana topik kami di dalam bus ini berpindah- pindah dan menjadi sangat menarik ketika kita membicarakan tentang “ ROMANTIS"
Pastinya pernah merasakan dong diberi sms atau ucapan yang membuat salah satu organ dalam tubuh kita bergerak sedikit tak menentu....karena isinya hmmmmm....agak gombal,  ( mungkin )..tapi entah kenapa wanita menyukainya hehe. Ini biasanya membanjir saat proses “pedekate” berjalan hehhe....iya ga seh???......

Sayangnya ketika telah disatukan, disyahkan depan penghulu.....dan sudah disibukkan oleh junior- juniornya alias anak-anak, romantisme itu perlahan berkurang bahkan ada yang menghilang. Dan ternyata para istri ini menanti kata-kata tersebut lho.
Sarapan pagi dengan nasi goreng plus telor dadar yang dibuat oleh sang bunda, disantap dengan lahap sampai piringnya bersih tak ada sisa, namun sangat jarang para ayah bilang  “...enakkkk banget...makasih yaaa’..hehe...padahal kalo itu sampai ditelinganya...besok pasti telor dadahnya ditambah hahah....
Saat bagi raport tiba, putri kesayangannya berlonjak riang karena rapornya bebas dari angka merah. Sang ayah yang ikut menjemput hanya sibuk melihat angka- angka itu...,bisikkan sedikit saja kata..” kalo ayah bangga dan berterimakasih  terhadap bunda yang telah berhasil menjadikan putri kecilnya tersenyum senang,...” dijamin dah rona merah akan terlihat dipipinya...:) belum lagi ketika sudah sibuk dengan dunia pekerjaan semuanya menjadi rutinitas saja.
Memuji pakaian yang dikenakan sang bunda pun menjadi berat untuk dikatakan. Apalagi berucap kangen atau sayang.....sepertinya sudah menghilang dari kosakatanya. pujian, say thanks menjadi berat..entah apa penyebabnya.Alasan pasangan tentang hal ini katanya seh...mengapa gak perlu berucap atau berkirim seperti itu karena itu semua sudah terlihat, dan terasa jadi gak perlu lagi. padahal  kiriman sms “romantis picisan” itu akan berefek milyaran..lhooo...!!itu yang mereka rasakan dan mereka ceritakan pada saya.Aneh memang ketika “pedekate” itu semua ada dikamusnya ehhhh...ketika sudah resmi bukan bertambah namun berangsur-angsur terkikis habis. Padahal bentuk kongkrit tetap ditunggu para wanita. Karena nyatanya setegar, sekuat, apapun wanita tetap seneng kalo diberi gimick ‘romantisme” ini..heheh...
bener ga...??? ..........asal bukan rayuan gombal khannnn......??...( curhatan sobat- sobat yg pda kangen dgn "romantisme picisan"....).....................

yaaa...Gagal Maning

Ini sudah kali ketiga, saya gagal lagi. Ternyata susah juga membuatnya, saya pikir mudah,tapi ternyata tidak. Pertama kali terlalu basah, jadi rasanya agak aneh. Kali kedua bumbu tak bercampur, gak ngeblend gara-gara digoreng terlalu kering. Dan sekarang, kecapnya kebanyakan.....jadi teteeep jaauuh dari kata enak, cenderung eenneeuk.
Menyesal dulu gak pernah mau belajar cara masaknya, padahal doyan dimakan bareng nasi panas, koq susah banget dibuatnya. Perlu seni tingkat tinggi rupanya. Walaupun sudah terbiasa meracik puyer, kapsul, salep di rs, belum banyak membantu untuk urusan racik meracik yang satu ini. Cara memotong dadu tempenya, menggorengnya dengan tingkat kematangan tertentu, hingga mencampurnya dengan kecap yang jumlahnya tak ada takaran pastinya,belum lagi bumbunya.

Sederhana, OREG TEMPE namanya, tapi sampai hari ini, saya belum berhasil membuatnya.
Senangnya buat para bunda yang masakannya dikangeni putra-putrinya. Apalagi yang baru pulang kampung, pasti saat disana sudah menunggu semua masakan masa kecil yaaa....
Jadi tambah kangen masakan emak...:(

##"tak perlu sedih...,kita "keren" baginya##

Pernah merasa sedih atau berkecil hati karena dicuekin oleh orang lain? Padahal kita adalah orang akan selalu diingatnya saat dia membutuhkan pertolongan. Jika ya..,sedihnya tidak perlu berlama-lama. Minggu..minggu ini pun saya mengalaminya, sempat bersedih karena sepertinya diingat saat butuh pertolongan saja selanjutnya cuek...bebek...seakan-akan tidak mengenal lagiL, namun saat baca postingannya bang Tere beberapa hari lalu, rasa itu langsung saya bungkus, saya ikat kencang dan saya buang ke laut selatan yang berombak besar dengan harapan tak akan kembali lagi. Sayang jika kita harus menyimpan perasaan itu didalam hati yang mungil ini karena bisa buat kacau  dan berantakan semuanya. Tak ada kamus bersedih untuk hal yang seperti ini. Mengapa tak perlu berkecil hati?....Karena jika orang berbuat seperti itu artinya kita dianggap seseorang yang amat penting dalam hidupnya, sehingga orang yang pertama melintas dalam benaknya saat dia butuh pertolongan adalah kita, yang dianggap mampu untuk membantunya adalah kita, yang dianggap mampu mengatasi masalahnya adalah kita, dan saat semuanya berjalan lancar dia akan tenang, hidup di habitatnya, cuek bebek dengan kita...melupakan atau entahlah. Artinya kita KEREN khan??..hehehe.... Berbahagialah karena kita menjadi orang yang”keren” untuknya, yang dipercaya dapat membantunya, dan teruslah dengan senang hati membantu siapapun walau terkadang setelah itu seakan tak berbekas untuknya,  karena hal itu gak penting sama sekali. Meringankan tangan, kaki, waktu, pikiran maupun tenaga untuk membantu orang lain itu sangaat..sanggaat jauh lebih penting. Bukankah itu bagian dari sedekah kita? yaa.....itung-itung nambah rekening kita..siapa tahu bisa menolong kita disuatu hari nanti, saat kita lagi kepepet butuh pertolongan ehhh..tiba-tiba tanpa disangka- sangka banyak sekali pertolongan yang datang, itu sudah rumusan baku. Bukankah balasan itu selalu ada walau kadang ada “delay” yang terlalu lama, tak semuanya dibayar tunai....baanyak nasehat orang-orang bijak  menceritakan indahnya ini semua.

Tak perlu sedih yaa......karena itulah, kita menjadi orang yang  “Kereen” baginya....:)

Minggu, 05 Oktober 2014

Momen Gila #part 1



Lagi rame dengan kata shame...saya jd ingat momen gila yang bikin shame. Dalam perjalanan hidup kita tentu ada momen gokil yang bikin kita sibuk mencari topeng  nomer sekian karena gak kuat nahan malu. Moment itu terjadi begitu saja diluar kendali kita dan bikin orang lain yang melihatnya tertawa ngakak sampe pake salto, sedangkan kita yang mengalaminya cuma bisa diem, pengen ngumpet kolong meja atau lari buru-buru masuk kamar mandi hahaha. Ini bisa saja terjadi ditempat kerja, kampus, dalam perjalanan, di rumah atau dimana saja. Dan momen berharga ini selalu membuat kita tersenyum saat mengingatnya kembali, entah karena tiba-tiba melintas di benak atau karena kita berada ditempat itu lagi. 

Nah…ini beberapa momen gokil saya….yang kadang kalo saya ingat saya membayangkan berapa urat malu yang telah putus ini hehehe
  1. Pernah gak mengalami disuruh keluar saat UTS gara-gara celana hitam?..saya pernah. Hari itu adalah hari UTS kedua dan mata kuliah terakhir. Saya dengan kostum UTS celana jeans abu-abu tua plus kemeja putih siap dikursi tengah. Saat soal dibagikan sang dosen yang terkenal dengan huruf “D”nya kalo beri nilai, langsung memanggil nama saya untuk keluar ruangan karena tidak menggunakan celana hitam. Alaaamak…dari tadi pagi UTS gak masalah, tinggal jam terakhir saya mesti ganti nih celana dengan warna hitam bukan abu-abu gelap. Waaaduuh..bingung…karena diberi waktu 10 menit. Langsung ngacir ke mushola saya pikir ada mukena hitam, jadi bawahannya bisa saya pakai..eeeits ternyata gak ada. Tambah bingung….karena postur saya yang tinggi agak repot mo pinjam sama siapa. Nyerah…hampir. Berkeliling koridor kampus nyari teman yg bisa dipinjam celananya. Gak ada UTS susulan, kalo tetap make celana abu-abu ini nilai berkurang 10. Hadeeeuh dapat 50 aja susahnya minta ampun ma ini dosen, lha kok pake dikurangi 10. Saat mulai pasrah….,saya lihat ada seseorang yang pakai celana hitam duduk di tangga. Mungil orangnya. Saya dengan bahasa pelan dan menghiba mohon banget untuk dipinjamkan celananya, subhanallah dia mau. Kami bertukar dikamar mandi. Tapi saya jd lucu sekali karena celana dia menjadi celana setengah betis hahah. Aaah..gak pa-pa lah,saya janji UTS hanya 40 menit dan tdk akan terlambat mengembalikan. Saya masuk kelas pelan2 dan langsung duduk. eeeeh sang dosen minta saya pindah ke deret paling depan. Gubraaaakzkzk…..saya bangkit dari kursi dan teman2 tidak dapat nahan tawa liat gaya saya dgn celana baru saya termasuk dosennya ikut tertawa juga. Dan bilang sudah kamu duduk aja, gak usah pindah. Sakitnya tuh disini….hahaha…malunya benar2..hilang dah semua hapalan saya untungnya terbayar karena hasil UTSnya bikin saya tersenyum. Gokil banget karena gara-gara celana itu saya ditambah label Tati Jackson….hahah…(celana setengah betis plus sepatu kets)  **********************
2. Saya pernah nabrak kaca yang begitu bening di sebuah mall besar, Grage Mall Cirebon. Sudah        lamaaaaaaaa sekali (a-nya banyak = sdh sangat        lama). Biasalah dari jaman dulu seneng banget backpekeran, tas ransel plus sepatu kets. Abis keliling2 di kota  yang panas itu kita langsung masuk mall, ngadem plus liat2 di outlet Hammer (jaman duluuuuu itu kaos ngetop banget), pas mau keluar saya nabrak kacanya..braak. semua orang liatin saya. Malu??bangeeet…dan parahnya 4 orang teman saya langsung kabur dan menjauh sambil ketawa karena gak nahan liat saya yang masih bengong megangin jidat. Saya lempar senyum dan ikut kabur juga diiringi tatapan plus tawa pengunjung lain. kisah ini selalu diingat ma genk bogor kalo lagi ketemuan.

3. Cerita nabrak kaca ternyata terulang kembali, kali ini korbannya bukan jidat tapi bibir ampe jontor dan berdarah. Duluu (blm lama bgt) setiap Minggu malam saya selalu masuk mlm, karena mesti kerja pulang kuliah di JKT. Pusing habis ujian, macet di jalanan bikin terlambat masuk tekape. Hampir jam 11 malam waktu itu, dan saat turun dari ojeg saya buru-buru menuju pintu kaca lobby RS. Entah gimana ceritanya saya lupa kalo pintu bagian tengah terkunci kalo sudah diatas jam 10 mlm. Alhasil buru-buru yang tadi hasilnya adalah gubraaaakz nabrak deh jidat, bibir, pipi, alias bagian bagian wajah ke pintu kaca. Sakit???pastiiii…malu??..kagak ada yg liat maklum dah tengah malam. Bibir sampe berdarah dan mesti dikompres pake es batu karena membengkak. Akhirnya semaleman saya urus bibir yang bengkak plus berdarah...***************************

4. Masih di RS ditempat saya kerja. Salah satu main job saya adalah menyerahkan obat ke pasien. Sebelum menyerahkan saya mesti panggil nama pasien dengan microfon dong biar pasien bisa mendengar. Apa yang terjadi, saat pasien banyak trus tiba-tiba saya dengan suara lantang bin kenceng saya manggil nama obatnya bukan nama pasienny berulang-ulang. Dan akhirnya begitu nyadar langsung diem…kaki melangkah pelan menuju sudut ruangan…ngumpet karena malu banget. Pasien yang duduk tersenyum2 lihat tingkah saya. Saya manggil berkali-kali dengan nama "ANALSIK"..:D

5. Eeeh..cerita ini masih di RS juga ya…duluuuuu banget (baru2 kerja jadi emang dah lama banget). Ada pasien yang sibuk berkali-kali bertanya dengan logat sundanya yang kental. Saya coba membantu, menanyakan…”ibu..kenapa??...trus ibu itu jawab..”Landong mana?...ohh…belum selesai, jawab saya sembari melihat nomer antriannya. Nah..,saat saya hendak menyerahkan obat itu ketika sudah selesai, saya kaget karena nama pasiennya bukan “Landong”….saya coba konfirmasi ke ibu tsb tentang nama pasiennya. Dan ibu dengan bahasa sunda kental selalu menjawab Landong neng. Sedikit panik..karena saya berpikir salah menyerahkan kepada yg lain. Saya minta bantuan teman untuk mencari resep atas nama Landong. Bongkar sana sini…gak ketemu. Disaat saya masih sibuk mencari ternyata ada teman yang mengenal pasien tsb. Langsung menyerahkan sambil berbincang dengan bahasa sunda. Eeehh…ternyata resepnya tidak tertukar…eeh ternyata Landong itu artinya obat dlm bahasa sunda…*teppok jidaaat*..jadi dari tadi ibu tsb bertanya Landongna mana?....artinya Obatnya mana??..........*gagapbahasa nih gw* jadilah aku dipanggil Tati Landong..heheh...

6.Pernah gak bawa duit buat ongkos saat naik bus? Jumat subuh saat berangkat menuju kampung rambutan saya tidak menyadari jika dompet saya tertinggal di rumah sampai kondektur menagih, saya panik karena semua bagian tas tak obrak abrik gak ketemu dompet coklatnya termasuk dompet anyam yang berisi receh. Gawaaaat…..gak ada duit sama sekali. Memohon pengertian kondektur sambil berpikir bagaimana caranya. Akhirnya dengan keberanian dan rasa malu yang luar biasa, saya memohon kpd sepasang suami istri di deret belakang utk meminjamkan uang kpd saya. Beliau sangat mengerti lalu diberinya saya Rp. 20.000. waduh masih kurang nih. Saya mohon ditambahkan 5000 lagi karena saya mesti naik angkot. (nambah ngutangny pak). Alhamdlah dengan wajah masih bingung beliau memberi saya tambahan lagi. Dan..saya berpikir keras bagaimana mengembalikan uang beliau. Tiba-tiba handphone saya berbunyi, ada sms masuk dari teman yang minta dikirimi pulsa. Ahaaaa….saya ingat..saya punya uang didlm handphone saya, dan ini bisa saya jual. Maka bertransaksilah saya di dalam bus menawarkan pulsa. Alhamdlah pemberian dari sepasang suami istri tadi berhasil saya kembalikan. Gokil banget yaaa…..jualan pulsa di bis buat cari ongkos ke kampus gara2 dompet coklat ketinggalan di kamar hahaha

 Moment inilah yang bikin hidup lebih hidup….hahaha…semoga tak terulang kembali (ntar ketemu di part 2 yaa momen gokilnya  teman2 saya..hihhi)


Kamis, 02 Oktober 2014

TeRLATIH Patah HaTi

Gak sengaja mendengarkan lagu barunya The Rain….lucu juga karena beberapa syairnya pas banget kena di hati. Bikin tersenyum dan sedikit nyadar…ini yang buat liriknya kok tahu banget dengan apa yang dialami oleh saya..hahaha. Yaa….mungkin ini menjadi jawaban ketika semua orang mempertanyakan kenapa menjelang akhir Tahun 2014 ini saya betah banget gak mau melepas brand yang sudah lama melekat “jomblo tingkat dewi”.

Entah apa yang menyebabkan brand itu melekat, perasaan sih biasa aja walaupun jadi fakir asmara (istilah ilmiah..:D ) dan  tetap diasikin aja karena bisa "Jalan dengan siapa saja, Online dengan siapa aja, Makan-makan dengan siapa saja, Bergaol dengan siapa saja, kadang Leyeh-leyeh dengan siapa saja, Oh…Its JOMBLO..hahaha.
Memang asseek, tapi terkadang menjadi tidak asik saat kita berada dilingkungan yang kepo dengan status ini, ingin  mengetahui penyebab ini semua. Gak papa juga selama keponya juga asiik sebagai bentuk rasa sayang dan perhatian. 
Saya tidak mengerti kenapa saya masuk dalam golongan fakir ini. Kalo dari buku yang saya baca tentang jomblonology (ilmu tentang jomblo) ada 3 tipe jomblo dan penyebabnya.
1. Jomblo structural yaitu jomblo yang disebabkan karena penawaran tidak sesuai keinginan/ minat. Misal seorang wanita dengan kecantikan sangat biasa saja (dibawah standar::gak tega) pingin banget dapet pasangan putih bersih ganteng seperti reza rahadian. Akibatnya terjadi gap…dan menjomblolah ujung cerita dari wanita ini. Tentu bisa diatasi dengan menurunkan standar minat atau lakukan oprasi plastic, bedah wajah dan sebagainya
2. Jomblo sikon yaitu jomblo yang disebabkan karena situasi dan kondisi misalnya saat sibuk sekolah, target lulus, sibuk skripsi, atau saat menjelang ujian maka pilihan untuk berada di status single menjadi hal terbaik. Nah..,setelah beres skripsi dll maka sikon akan berubah dan tuntutan dalam hati juga berubah
3    3. Jomblo friksional yaitu jomblo yang disebabkan setelah mengalami friksi2, patah hati, luluh lantak dsb sehingga dia memutuskan untuk menenangkan diri, tidak mau diganggu dengan urusan asmara, dan memutuskan untuk sendiri walaupun sebenarnya tidak ingin.

Jika saya ditanya mengapa saya masih begini..bisa jadi penyebabnya adalah karena satu, dua, atau tiga hal diatas. Saya memang harus menurunkan standar saya karena tidak mampu oprasi plastic untuk memenuhi minat saya terhadap Afgan maupun Reza rahardian. Saya juga terperosok  masuk kedalam tipe dua karena beberapa tahun lalu disibukkan dengan target kuliah, mana sempat mikir hal seperti ini, mikir jadwal dosen saja sudah pusing banget,  tapi setelah saya renungi saya juga masuk dalam kategori nomor tiga. Mengapa??.....karena saya pernah patah hati. Berapa kali??...Ratusan..:D
Bagaimana rasanya patah hati, entah. Sudah lama sekali sehingga lupa dan sengaja dilupakan. Dan senang karena hati akhirnya terlatih terhadap patah hati. Resisten, mempunyai antibody yang cukup sehingga tidak cengeng (ngeles.com).



Pertanyaan biasanya berlanjut mengapa patah hati??....Ahh…aku akan menjawab pertanyaan itu sesuai kondisi antibody saat itu. Jika sedang tinggi maka teori-teori penghuni langit yang bikin adem telinga akan mengalir plus diiringi tawa renyah, jika antibody sedang turun, maka jawaban terkadang mulai hilang arah, bahkan bisa juga dijawab dengan senyum kecil saja. Pemberi Harapan Kosong, Pemberi Harapan Palsu mampir dalam ingatanku. Salah sasaran, atau terlambat mengatakan juga pernah dialami belum lagi kisah perasaan yang tak tersampaikan. Waaah kok jadi banyak ya penyebab patah hati sehingga aku juga masuk dalam jomblo tipe friksional.
Hati yang terpatahkan seperti apa yaa,?..pertanyaan yang sukar dijawab karena pasti setiap orang punya jawaban yang berbeda. Malas yang luar biasa, semangat yang raib entah kemana, mendadak lupa akan banyak hal, dis-orientasi, terkadang lapar yang tiada tara bahkan pernah juga kenyang seharian tanpa masuk makanan sepotongpun. Tapi tenang pemirsa, ini saya alami dulu saat belum terlatih patah hati. Sekarang tidak lagi, akibat Terlatih Patah Hati semua yang terjadi saya anggap sebuah resiko. Gak perlu lagi menghabiskan banyak tissue, gak perlu lagi duduk diam …..tapi sstt terisak dalam hujan masih saya lakukan, karena itulah yang membuat tenang karena semua tak mengetahui perbedaan air hujan dan air mata heheh. Saya yakin seyakin-yakinnya saya hanya terlatih patah hati bukan terlahir patah  hati, setuju???


*Tulisan ini fiksi belaka, jika ada persamaan kisah ini dengan kamu, teman kamu, ataupun sahabat kamu itu hanya kebetulan belaka. Suerrr…:DD